“Ma, aku mau cerita sedikit…”


Aku dulu pikir, anak menjauh itu karena mereka tumbuh.
Katanya wajar. Katanya fase. Katanya nanti juga balik sendiri.

Tapi kenyataannya… rasanya tetap sakit.

Aku masih ingat betul, dulu anakku cerita apa aja ke aku. Dari hal kecil sampai yang menurutku sepele.
Sekarang?

Aku tanya, “Sekolah gimana?” Dia jawab, “Biasa aja.”

Dan habis itu… diam.

Rumahnya masih sama.
Aku masih ibunya.

Tapi rasanya ada jarak yang nggak kelihatan, tapi kerasa banget.

Aku sempat nyalahin dia.
Lalu nyalahin diriku sendiri.

“Aku terlalu keras ya?”
“Aku kurang sabar ya?”
“Apa aku udah gagal jadi ibu?”

Kalimat-kalimat itu muter terus di kepala aku, tiap malam.
Sampai suatu hari aku sadar…
Anakku nggak benar-benar pergi.
Dia cuma berhenti datang ke aku dengan cara yang lama.

Bukan karena dia nggak sayang.
Tapi karena mungkin…
aku sering dengar untuk menjawab,
bukan untuk benar-benar memahami.

Aku baru ngerti satu hal penting:
anak itu nggak butuh ibu yang selalu benar.
Dia butuh ibu yang bikin dia merasa aman saat jujur.

Dan dari situ, semuanya berubah pelan-pelan.
Ebook ini bukan buku teori.
Ini bukan ebook yang nyuruh kamu jadi ibu sempurna.

Dan jelas bukan ebook yang bikin kamu ngerasa bersalah.

Ebook ini ditulis seperti kamu lagi duduk, ngobrol sama ibu lain yang sama-sama capek, sama-sama pernah salah, tapi masih mau belajar.

Di dalamnya, kamu akan diajak:
  • memahami kenapa anak mulai menjauh
  • mengenali luka lama kita sebagai ibu
  • belajar merespon anak tanpa marah, tanpa menghakimi
  • membangun ulang kedekatan, tanpa maksa anak berubah cepat
Semua dibahas pelan. Lembut. Manusiawi.


Kalau kamu ibu yang…

  • sering ngerasa kehilangan anak, padahal tinggal serumah
  • sering nyesel setelah marah
  • sering pengen memperbaiki hubungan, tapi bingung mulai dari mana
ebook ini buat kamu.

Bukan supaya kamu jadi ibu yang sempurna.

Tapi supaya kamu jadi ibu yang lebih tenang, lebih hadir, dan lebih dipahami anaknya.

Apa Yang Mereka Rasain Ketika Baca Ebook?



Banyak ibu bilang setelah baca halaman ke-3 aja, mereka nangis.

Bukan karena sedih. Tapi karena akhirnya ngerti kenapa anaknya berubah.


Ada yang langsung mulai minta maaf.
Ada yang tiba-tiba dipeluk anaknya malam itu juga.


Gak magic.
Cuma karena kali ini, mereka tau caranya ngomong dari hati.


Kamu gak perlu ikut seminar parenting, gak perlu terapi mahal.
Cukup 15 menit baca di HP, sambil rebahan, dan kamu bakal liat gimana hubungan bisa mulai hangat lagi, pelan-pelan.
-

Harga normalnya Rp125.000

Tapi hari ini cuma 27rb aja.



Nggak ada ongkir... Gak perlu ribet-ribet login... Langsung bisa dibaca di HP detik ini juga...

Apa Kata Ibu Yang Udah Baca?

“Aku baca pelan-pelan waktu anak-anak udah tidur. Gak tau kenapa, rasanya kayak lagi ngobrol sama diri sendiri. Gak semua hal langsung aku terapin, tapi satu hal yang aku ubah — aku dengerin anakku sampai selesai dulu. Dan ternyata… dia mau cerita lagi.”
Rina, 37 tahun – Ibu 2 anak
“Jujur aku beli karena penasaran, soalnya anakku akhir-akhir ini sering ngunci kamar. Isinya ternyata bukan teori, tapi cerita-cerita pendek yang bikin mikir. Aku jadi lebih hati-hati kalau ngomong, karena kadang nada mama tuh bisa lebih nyakitin dari kata-katanya.”
Winda, 41 tahun – Anak sulungnya baru masuk SMP
“Awalnya kukira eBook kayak gini bakal berat. Tapi bahasanya ringan banget, kayak curhat antara ibu dan ibu. Aku gak ngerasa disalahin, malah ngerasa ditemenin.”
Nita, 40 tahun – Ibu rumah tangga
“Aku sempat ngerasa gagal jadi ibu. Tapi setelah baca ini, aku sadar… mungkin bukan gagal, cuma belum ngerti aja. Sekarang aku lebih sering tanya, ‘kamu mau mama dengerin dulu atau dikasih saran?’ Dan dia senyum. Itu aja udah cukup.”
Sari, 39 tahun – Kerja kantoran, anak 10 tahun
Suatu hari nanti, kamu bakal nyesel bukan karena anakmu marah,
tapi karena kamu sadar:
dia udah berhenti cerita, dan kamu gak tau kenapa.

Waktu gak bisa diulang. Tapi hubungan masih bisa diselamatin.

📘- Mulai hari ini. Mulai dari satu langkah kecil.
-